Kontrol diri tidak akan bermanfaat bila kita tidak menindaklanjuti dengan agenda perubahan.
Pemahaman pengertian tentang emosi dan perasaan kita, perlu diikuti dengan komitmen pada diri sendiri untuk berubah. Bila kita mengakui bahwa kita punya kecenderungan menyalahkan orang lain dalam suatu masalah, kita bisa berjanji untuk selalu bertanya dahulu pada diri sendiri, “Apa kontribusi saya dalam masalah ini?”, sebelum melihat kesalahan pada pihak eksternal.
Perubahan selalu berat, bahkan terkadang gagal. Namun, penyadaran diri hanya bisa dianggap aktif bila terjadi peningkatan pada kebiasaan dan cara kita menghadapi situasi.